FMIPA UNHAS
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Beranda    Pengukuhan 2 Guru Besar Departemen Fisika

Pengukuhan 2 Guru Besar Departemen Fisika

18-07-2019 19:43
  

Rabu(17/07) telah dikukuhkan 2 guru besar departemen fisika: Prof. Dr. Bualkar Abdullah, M.Eng.Sc. dan Prof. Dr. Tasrief Surungan, M.Sc., di Ruang Senat Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin. Pengukuhan ini dihadiri oleh Rektor Unhas, Ketua Senat Akademik, Sekretaris Senat Akademik dan Anggota Dewan Professor Universitas Hasanuddin. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hasanuddin menyampaikan bahwa Universitas Hasanuddin merupakan Universitas di bawah Kemenristek Dikti yang memiliki guru besar terbanyak. 

Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bidang Fisika Atom dan Molekul, Prof. Dr. Bualkar Abdullah, M.Eng.Sc. dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Pengembangan Bahan Penyerap Radiasi Gelombang Elektromagnetik untuk Kemaslahatan Umat Manusia” menyampaikan bahwa bahan penyerap radiasi gelombang elektromagnetik yang diperoleh dapat digunakan sebagai pelindung energi radiasi bagi pekerja radiasi, sebagai antenna Wifi utuk informasi dan komunikasi, serta pengembangan teknologi anti-radar untuk keamanan dan pertahanan. Dengan menggunakan bahan penyerap, paparan radiasi gelombang elektromagnetik dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan tetap berdasar pada konsep ALARA (as low as reasonably achievable) yaitu pemanfaatan radiasi semaksimal mungkin dengan resiko seminimal mungkin.

Prof. Dr. Tasrief Surungan, M.Sc. dalam orasi ilmiahnya pada bidang Fisika Statistik dan Fisika Teoritik bahan Mampat yang berjudul “Studi Perubahan Fase Orde II untuk Pengembangan Fisika Teoritik dan Penemukenalan Material Maju Teknologi Masa Depan” memaparkkan bahwa kajian teori perubahan fase menggunakan konsep mekanika klasik dari kuantum serta fisika statistik dengan piranti utama metoda komputasi. Kajian ini penting bagi pengembangan material maju, dimana keberadaan dan sifat-sifat material di mungkinkan diprediksi sebelum ditumbuhkan di laboratorium. Selain itu penjelasan teoretik hasil-hasil eksperimen sangat diperlukan agar eksperimen yang dilakukan memiliki dasar ilmiah yang kuat, bukan trial and error. Kajian teoretik juga sangat penting bagi pengembangan teori baru dalam bidang terkait, misalnya fisika partikel dan fisika komputasi dengan strategi pembelajaran yang mengadopsi metodologi fisika teoretik, yaitu memperhatikan secara seksama why-type question. Adopsi metodologi ini diharapkan mampu meningkatkan cara berpikir peserta didik sehingga lebih runtut dan analitik.

Dengan dikukuhkannya 2 Guru Besar Departemen Fisika maka Dewan Professor Universitas Hasanuddin berjumlah 390 orang. Rangkaian acara pengukuhan diakhiri dengan syukuran yang bertempat di Departemen Fisika FMIPA Unhas

Source http://magisterphys.sci.unhas.ac.id/index.php/2019/07/17/pengukuhan-guru-besar-departemen-fisika/

Artikel Terkait