FMIPA UNHAS
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Beranda    Gugus Penjaminan Mutu    Manual Mutu

Manual Mutu

BAB I

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

            Arah dan kebijakan pendidikan tinggi yang telah dirumuskan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah mendorong Perguruan-perguruan Tinggi di Indonesia khususnya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Hasanuddin untuk melakukan perubahan-perubahan secara mendasar dalam pengelolaankegiatan akademik secara efektif & berkualitas. Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan hal tersebut adalah menyelesaikan beberapa tuntutan internal terkait pengelolaan institusi.Terkait dengan beberapa tuntutan internal tersebut salah satu yang memiliki peran yang cukup signifikan dalam pengelolaan pendidikan tinggi adalah menciptakan akuntabilitas dalam setiap kegiatan / proses yang dijalankan serta perbaikan mutu pendidikan dalam konteks akademik maupun pelayanan akademik.

            Terkait dengan konteks akuntabilitas serta peningkatan mutu pendidikan dapat dikatakan bahwa keputusan Manajemen Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 : 2015 merupakan keputusan strategis dalam upaya melakukan perbaikan terhadap sistem, proses, pengelolaan sumber daya serta transformasi kebijakan pengelolaan institusi. Dimana harapan lebih jauh dari pengembangan & penerapan SMM ISO 9001: 2015 yang terintegrasi dengan Sistem Penjaminan Mutu – Perguruan Tinggi (SPMPT) ini adalah terciptanya efektifitas pengelolaan institusi terhadap seluruh aspek yang ada di dalamnya.

            Pemaknaan konteks akuntabilitas serta peningkatan mutu pendidikan sesuai ruang lingkup penerapan SMM ISO 9001 : 2015 disini adalah perbaikan pada seluruh proses tata kelola institusi serta layanan akademik.Hal ini tentunya memerlukan adanya kejelasan dalam setiap proses dalam jangkauan tata kelola serta layanan akademik yang diberikan, dalam arti bahwa setiap proses haruslah memiliki acuan yang baku tentang bagaimana menjalankan proses tersebut, siapa saja pihak yang dilibatkan, dasar hukum apa yang dijadikan pegangan hingga tingkat kewenangan dari otoritas/personel yang menjalankan proses tersebut. Hal ini akan menjadi titik tolak yang secara mendasar mampu memberikan kontribusi dalam mewujudkan akuntabilitas serta peningkatan mutu pendidikan di Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.

            Terkait dengan penerapan Sistem Manajemen Mutu, Manual Mutu merupakan bagian dari Sistem Manajemen Mutu yang berfungsi sebagai kerangka dasar dalam penyusunan dan penerapan Sistem Manajemen Mutu. Selain sebagai kerangka dasar. Manual Mutu juga berfungsi sebagai pedoman bagi Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindalam penerapan Sistem Manajemen Mutu.

Terkait dengan pihak-pihak di luar Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin, Manual Mutu akan memberikan sajian yang informatif dalam melihat dan menilai kebijakan, komitmen serta Sistem Manajemen yang diterapkan oleh Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.

Secara garis besar Manual Mutu berisi  :

  • Lingkup penerapan
  • sistem manajemen mutu Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindan justifikasi untuk pengesampingan yang diperkenankan (permissible exclusions).
  • Dokumentasi sistem mutu yang diterapkan.
  • Gambaran dan interaksi dari proses-proses yang diterapkan.
1.2       TUJUAN

       Tujuan dari penyusunan Manual Mutu adalah :

  • Memberi arahan bagi Manajemen maupun Civitas Akademika Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindalam penerapan sistem yang efektif dalam melakukan perbaikan secara berkelanjutan
  • Memelihara kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Mutu sesuai persyaratan standar internasional ISO 9001:2015.
  • Memberikan pedoman secara komprehensif terkait dengan pengelolaan organisasi, uraian serta hubungan antar proses maupun sistem terdokumentasi yang ditetapkan

Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinakan selalu melakukan perbaikan secara berkelanjutan terhadap sistem yang telah dikembangkan, dengan tetap memperhatikan efektifitas penerapannya, tanpa mengabaikan pemenuhan terhadap persyaratan standar internasional ISO 9001:2015 serta peraturan mendasar lainnya yang diamanatkan oleh Dirjen Dikti sebagai institusi yang bertanggung jawab melakukan pemantauan & pengawasan terhadap institusi-instutusi perguruan tinggi yang ada.

1.3       RUANG LINGKUP

            Ruang Lingkup penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinadalah :

“ManajemenPenyelenggaraan Administrasi Serta Pelayanan Akademik Berikut Proses Pendukungnya.”

1.4       PENGESAMPINGAN YANG DIPERKENANKAN (PERMISSIBLE EXCLUSIONS)

            Terkait ruang lingkup penerapan pada proses yang dijaminkan dapat diambil kesimpulan bahwa seluruh klausul yang ada di dalam persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015tidak diterapkan secara penuh pada proses penyelenggaraan administrasi akademik serta pelayanan akademik.

Untuk saat ini pengecualian dari Sistem Manajemen Mutu yang dikembangkan dan diterapkan pada Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin  terhadap standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015 adalah  :

  • Klausul 7.3  :  Perancangan dan Pengembangan

Terkait dengan manajemen pengelolaan pendidikan tinggi, realisasi administrasi akademik serta pelayanan akademik yang dijalankan dapat dijelaskan bahwa Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin tidak melakukan kegiatan perancangan & pengembangan.

  • Klausul 7.6  :  Pengendalian Sarana Pemantauan & Pengukuran

Terkait dengan manajemen pengelolaan pendidikan tinggi, realisasi administrasi akademik serta pelayanan akademik yang dijalankan dapat dijelaskan bahwa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin tidak melakukan Pengendalian Sarana Pemantauan & Pengukuran.

Dengan adanya pengesampingan ini, tidak mengurangi kemampuan dari Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa serta elemen internal organisasi lainnya.

Apabila dikemudian hari ditemukan adanya pengesampingan terhadap salah satu klausul yang diterapkan maka akan dilakukan penyesuaian lebih lanjut         

BAB II

VISI, MISI, TUJUAN, KEBIJAKAN DAN SASARAN

2.1   VISI

            Visi Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindisusun sebagai landasan gerak serta panduan arah pengembangan organisasi di masa depan.

Visi Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinadalah :

“Menjadikan Fakultas MIPA sebagai pusat pengembangan pendidikan tinggi sains alamiah dan matematika yang dapat menopang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menunjang budaya maritim serta kesejahteraan manusia .”

Visi ini menunjukkan pandangan visional Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin sebagai communiversity, Fakultas yang menyatu dengan masyarakatnya, yang berperan untuk meningkatkan serta memperbaiki derajat Ilmu Matematika dan ilmu pengetahuan alam

2.2    MISI

           Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinharus mempunyai misi yang jelas. Misi merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Hasanuddindan sasaran yang ingin dicapai, jadi misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinagar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik.

Misi Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinadalah :

  • Menyelenggarakan pendidikan sains alamiah dan matematika yang berlandaskan pada keimanan dan ketakwaan untuk kemaslahatan manusia dan pelestarian lingkungan sesuai konsep benua maritim
  • Melaksanakan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kapasitas, karakter dan kompetensi ilmu, intelektualitas serta pembelajar yang adaptif dan kreatif
  • Melaksanakan penelitian sains alamiah dan matematika serta menerapkan hasilnya melalui pemberdayaan masyarakat untuk memanfaatkan sumberdaya secara berkesinambungan serta pelestarian lingkungan sesuai konsep benua maritim.

2.3   TUJUAN

            Berdasarkan visi dan misi tersebut maka tujuan (strategic goal)Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindirumuskan sebagai berikut :

  • Terselenggaranya pendidikan dan pengembangan sains alamiah dan matematika yang berdaya saing tinggi untuk mewujudkan budaya alamiah yang menunjang tinggi nilai moral, kebenaran, dan objektifitas, serta tanggap terhadap dinamika perubahan.
  • Terlaksananya dan termanfaatkannya penelitian sains alamiah berkualitas dan matematika terkait pemanfaatan sumber daya sesuai konsep benua maritim untuk pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam pembangunan regional, nasional dan global untuk kesejahteraan manusia dan pelestarian lingkungan.
  • Terbangunnya kapasitas dan karakter peserta didik sehingga memiliki keterampilan (Soft Skills) dan kemampuan menggunakan ICT (hard Skill) sehingga dapat berperan secara aktif dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara hakiki
  • Membaiknya kualitas kegiatan pembelajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat melalui berbagai model kerjasama baik dengan sektor formal maupun non formal, di dalam maupun di luar negeri.
  • Terbangunnya tatalaksana organisasi dan managemen yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tridharma melalui sistem Penjaminan Mutu (Quality Assurance)       

2.4 KEBIJAKAN MUTU

            Kebijakan mutu Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinditujukan untuk menetapkan arah bagi pencapaian Visi serta Tujuan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin. Di dalamnya mengandung pernyataan komitmen untuk memenuhi peraturan, melakukan perbaikan berkelanjutan, dan memuat kerangka kerja untuk menetapkan sasaran mutu. Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinmenyatakan kebijakan mutunya sebagai berikut :

Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin berkomitmen kuat untuk memuaskan kebutuhan customer / stakeholder dengan mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, melalui perbaikan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, manajemen akan :

  1. Meningkatkan kepuasan pelanggan (mahasiswa) melalui peningkatan mutu kegiatan administrasi serta pelayanan akademik yang memadai.
  2. Menyediakan personel/karyawan dengan kualifikasi dan kompetensi yang sesuai untuk memberikan kontribusi yang optimal pada penyelenggaraan kegiatan administrasi serta pelayanan akademik
  3. Meningkatkan mutu serta manajemen lembaga melalui perbaikan tata cara kerja dan tata kelola organisasi ke arah efisiensi dan efektifitas
  4. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga terkait sebagai bagian pengembangan dan peningkatan mutu organisasi serta promosi organisasi.
  5. Menyediakan sarana dan prasarana yang sesuai untuk menunjang kegiatan administrasi serta pelayanan akademik
  6. Memperbaiki pengelolaan arsip dalam menunjang pertanggungjawaban kegiatan administrasi serta pelayanan akademik

2.5  SASARANMUTU

Penetapan sasaranmutu dimaksudkan untuk memberi arahan bagi staf, Kepala Unit Kerja (Kepala Bagian serta Kepala Sub Bagian) maupun Top Manajemen Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinagar mempunyai pusat perhatian yang sama dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan kegiatan, khususnya pada proses penyelenggaraan administrasi serta pelayanan akademik beserta proses pendukungnya. Sasaran mutu merupakan penjabaran dari kerangka kerja yang sudah ditetapkan dalam kebijakan mutu.

Sasaran mutu Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinditetapkan dalam tingkat Sub Bagian yang menyatu dengan Bagian serta pada tingkat Fakultas, dimana sasaran mutu ditetapkan untuk jangka waktu satu tahun. Sasaran mutu yang ada dan diterapkan di Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindiramu dari butir-butir mutu yang ditetapkan oleh Dirjen Dikti sebagai standar penjaminan mutu.

Sasaran mutu Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindiajukan oleh masing-masing KepalaSub Bagian serta Kepala Bagiandan disetujui oleh DekanFakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.

Pengukuran & pelaporanterkait pencapaian sasaran mutu dijalankan sesuai dengan ketetapan yang dibuat yaitu dilaporkan ke Wakil Manajemen Mutu / Management Represenetative yang dalam hal ini dijabat oleh Wakil Dekan II.

BAB III

SISTEM MANAJEMEN MUTU

3.1   KETENTUAN UMUM

Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinmenetapkan, mendokumentasikan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Mutu untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan serta hasilnya memenuhi persyaratan yang ditentukan.

3.2  PERSYARATAN DOKUMENTASI

            Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu yang diterapkan pada Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinmeliputi :

  1. Pernyataan terdokumentasi dari Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu.
  2. Manual Mutu.
  3. Prosedur yang dipersyaratkan oleh Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2015.
  4. Prosedur yang diperlukan oleh Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindalam memastikan perencanaan, operasional dan pengendalian prosesnya berjalan efektif.
  5. Rekaman-rekaman yang dipersyaratkan oleh Standar Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015.

Selain dokumentasi Sistem Manajemen Mutu yang telah disebutkan di atas, dikenal pula beberapa dokumen formal yang berlaku & diterapkan di Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinsebagai acuan pelaksanaan proses akademik dalam konteks kegiatan ilmiah maupun non ilmiah, beberapa dokumen tersebut antara lain:

a.   Statuta

b.   Renstra

c.   Aturan Akademik/Peraturan Universitas

d.   Standar Pelayanan Minimal

3.3 PROSES BISNIS FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN

            Proses bisnis merupakan diagram yang menerangkan keterkaitan serta interaksi antar proses-proses yang ada terkait manajemen pengelolaan Perguruan Tinggi, penyelenggaraan administrasi akademik serta pelayanan akademik.

Proses Bisnis Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindapat dilihat pada lampiran Manual Mutu ini.

3.4  SISTEM MANAJEMEN MUTU

            Sistem dokumentasi yang digunakan terkait implementasi sistem manajemen mutu adalah  sebagai berikut :

      TingkatI -   Manual Mutu

      Menyatakan pedoman umum atau garis-garis besar kebijakan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinyang dilakukan untuk memenuhi persyaratan ISO 9001 : 2015 dan merupakan pedoman bagi penyusunan dokumentasi tingkat dibawahnya.

      Tingkat II -  Prosedur Mutu

      Dokumen yang menjelaskan panduan operasional atau tata cara yang dilakukan pada masing-masing Otoritas/Lembaga dalam melakukan aktivitas/kegiatannya.

      Tingkat III - Instruksi Kerja

      Dokumen ini dijadikan acuan kerja setiap pegawai di masing-masing Lembaga yang isinya merupakan penjabaran secara teknis dari masing-masing kegiatan yang disebutkan dalam dokumen tingkat II diatas.

      Tingkat  IV- Dokumen Pendukung

      Dokumen yang masuk dalam tingkatan ini merupakan pendukung untuk semua tingkat dokumen yang menjadi bagian dari Sistem Manajemen Mutu, dokumen ini bisa berupa Undang-Undang, aturan maupun ketentuan hukum lainnya, formulir atau dokumen lain yang berasal dari eksternal yang digunakan sebagai referensi.

3.5PENGENDALIAN DOKUMEN

3.5.1   Wakil Manajemen Mutu / Kabag TUmelalui ISO Sekretariat harus memastikan bahwa semua dokumen yang digunakan dalam Sistem Manajemen Mutu serta aktivitas operasionalnya, ditinjau dan disetujui oleh personel yang berwenang serta diberi identifikasi dan dikendalikan dengan baik.

3.5.2    Dokumentasi sistem mutu berupa pedoman untuk operasional Sistem Manajemen Mutu harus ditinjau dan disetujui oleh personel yang berwenang sebelum digunakan sebagai acuan bekerja.

  1. Personel berwenang yang ditunjuk harus memastikan bahwa terbitan terakhir dari dokumen yang relevan, tersedia di semua tempat yang memerlukan dokumen untuk mencapai mutu dan mengelola produk.
  2. ISO sekretariatharus memastikan bahwa dokumen kedaluarsa disingkirkan dari semua tempat pemakaian, atau diberi stempel ‘KADALUARSA.’
  3. Bila diperlukan perubahan dokumen, maka dokumen yang bersangkutan harus di-review dan disetujui oleh fungsi yang menyusun dan menyetujui sebelumnya, kecuali kalau ditentukan lain dan dicapai pengertian dari pihak-pihak yang terkait.
  4. Pengendalian Dokumen dijelaskan lebih lanjut dalam Prosedur Mutu Pengendalian Dokumen (PM/01/MR/FMIPA-FMIPA UNHAS)

3.6  PENGENDALIAN ARSIP

  1. Arsip sebagai bukti penyelenggaraan administrasi akademik maupun pelayanan akademik harus dikumpulkan, disimpan dan dipelihara secara sistematis sehingga apabila dibutuhkan dapat diperoleh dengan mudah.
  2. Arsip yang dikendalikan merupakan arsip berbentuk hard copy.
  3. Arsip hard copy dikendalikan dengan caraindexing.
  4. Arsip-arsip yang dikendalikan meliputi :
    1. Arsip hasilpenyelenggaraan prosesadministrasi akademik:
  5. Arsip monitoring perkuliahan
  6. Arsip KRS mahasiswa
  7. Arsip KHS mahasiswa
  8. DPMK
  9. Arsip surat izin perkuliahan
  10. Arsip surat izin pengambilan data awal
  11. Data wisudawan
  12. Arsip Surat penugasan seminar hasil
  13. Arsip Surat penugasan ujian skripsi
  14. Arsip Surat penugasan proposal
  15. Arsip Surat keterangan lulus sementara
  16. Arsip bukti penyerahan skripsi
  17. Arsip jadwal kuliah
  18. arsip surat magang
  19. Arsip laporan kemajuan belajar tugas belajar
  20. arsip penyetaraan tugas belajar
  21. Arsip SK pembimbing skripsi
  22. Arsip cuti akademik
  23. data mahasiswa aktif, DO, pindah
  24. Arsip SK mengajar
  25. Arsip kurikulum
  26. Arsip usulan dosen pengajar dari bagian
  27. Arsip evaluasi mahasiswa 4 dan 14 semester
  28. Arsip tutup strata
  1. Arsipyang dihasilkan dari proses pelayanan akademik meliputi :
  2. Arsip pengadaan barang & jasa
  3. Arsip terkait kerja sama pihak luar
  4. Arsip surat masuk & keluar
  5. Arsip kepegawaian
  6. Arsip kemahasiswaan
  7. Arsip keuangan
  8. Arsip terkait legal
  9. Arsip RKKL & DIPA
  10. Arsip/dokumen izin belajar (dalam negeri & luar negeri) serta arsip penting lainnya terkait penyelenggaraan kegiatan pengelolaan institusi, administrasi akademik serta pelayanan akademik di lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.
  11. Arsip harus mudah dibaca dan disimpan sedemikian rupa sehingga dapat mencegah penurunan mutu, kerusakan atau hilang, dengan memperhitungkan pengaruh lingkungan penyimpanan
  12. Masa simpan ditentukan oleh tingkat kepentingan atau persyaratan pelanggan
  13. Cara pemusnahan dokumen/arsip disesuaikan dengan tingkat kepentingan, penggunaan serta kerahasiannya
  14. Pengendalian Arsip dijelaskan lebih lanjut dalam Prosedur Mutu Pengendalian Arsip (PM/02/MR/FMIPA-FMIPA UNHAS).

BAB IV

ORGANISASI

  1. PROFIL ORGANISASI
  2. 1. Sejarah Singkat Pendirian

            Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin secara resmi didirikan tanggal 17 Agustus 1963 dengan dengan nama Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam (FIPPA) dengan 5 jurusan, yaitu ilmu pasti, Ilmu Alam, Ilmu Alam, Ilmu Kimia, Ilmu Hayat, dan Farmasi. Tahun 1977, FIPPA dan fakultas Teknik menyatu dalam satu fakultas menjadi Fakultas Sains dan Teknologi. Enam tahun berselang, tepatnya 1983, pengintegrasian dicabut, dimana Bidang Sains menjadi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sedang Bidang Teknologi kembali menjadi Fakultas Teknik. Jumlah alumni FMIPA sampai sekarang adalah 4.909 orang.

  4.2. STRUKTUR ORGANISASI UNIVERSITAS

Struktur &Susunan Organisasi Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinterdiriatas :

  1. Pimpinan Fakultas
  2. Senat Fakultas
  3. Pelaksana Akademik
  4. Pelaksana Administrasi
  5. Unsur Penunjang 

            Struktur organisasi secara lengkap dapat dilihat pada lampiran Manual Mutu ini.

4.3  URAIAN TUGAS (JOB DESCRIPTION)

Uraian Tugas sebagai pedoman bagi personel terkait tugas & tanggung jawabnya serta kewenangan yang melekat sebuah jabatan di dalam perumusannya didasarkan atas dokumen STATUTA yang telah disusun. Uraian Tugas secara lengkap dapat dilihat pada lampiran manual mutu.

4.4    WAKIL MANAJEMEN MUTU(MANAGEMENT REPRESENTATIVE)

Dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinmenunjuk salah satu wakil manajemen (Management Representative) sebagai bagian dari komitmen manajemen dalam penerapan ISO 9001 : 2015.  Terkait dengan penerapan SMM ISO 9001 : 2015 di lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin, Dekan telah menunjuk Kepala Bagian Tata Usaha sebagai Wakil Manajemen Mutu yang secara organisatoris memiliki tanggung jawab penuh melakukan pengendalian mutu proses akademik termasuk di dalamnya penyelanggaraan administrasi akademik serta pelayanan akademik beserta pendukungnya di lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.

Tugas dan tanggung jawab Wakil Manajemen Mutuadalah :

  1. Memastikan proses-proses yang dibutuhkan dalam sistem manajemen mutu ditetapkan, diimplementasikan dan dipelihara.
  2. Merencanakan dan memantau program Audit Mutu Internal di lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.
  3. Mengidentifikasikan dan mengelola program-pogram untuk perbaikan Sistem Manajemen Mutu.
  4. Melaporkan kepada DekanFakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinterkait performansi Sistem Manajemen Mutu dan peluang untuk melakukan perbaikan.
  5. Mempromosikan kesadaran akan pentingnya memenuhi persyaratan pelanggan pada seluruh personil.
  6. Mewakili Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindalam berhubungan dengan pihak luar yang berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu.

Dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya diatas, Wakil Manajemen Mutu (Management Representative) dibantu oleh ISO Secretariatyang mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut :

  1. Melaksanakan penerbitan dokumen baru atas masukan dari Kepala Lembaga di lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin
  2. Melakukan revisi dokumen sesuai dengan permintaan perubahan dokumen yang telah disetujui pihak yang berwenang.
  3. Melaksanakan distribusi dokumen dan distribusi ulang dokumen yang mengalami revisi.
  4. Melakukan pemantauan status revisi dokumen, daftar dokumen eksternal, daftar rekaman dan hal-hal lain yang berkaitan dengan dokumen dan rekaman yang diatur dalam prosedur mutu terkait.
  5. Membantu tugas-tugas Wakil Manajemen Mutu.

BAB V

TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN

5.1.RENSTRA (RENCANA & STRATEGI)

Rencana Strategis memuat pokok-pokok pikiran yang akan dicapai untuk jangka waktu 5 tahun ke depan yang sifatnya strategis.Renstra FMIPA UNHAS disusun untuk mengantisipasi begitu dinamisnya perkembangan lingkungan strategis baik internal maupun eksternal. Renstra FMIPA UNHAS disusun secara periodik dan sistematis untuk mengkaji ulang kinerjanya dan selanjutnya dilakukan penyesuaian dalam perencanaannya. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin bahwa keluaran yang dihasilkan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.

Dokumen Renstra Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin secara lengkap dapat dilihat pada lampiran manual mutu ini.

  1. 2, KEBIJAKAN MUTU

Kebijakan Mutu merupakan perwujudan komitmen dari manajemen puncak dalam memenuhi persyaratan, baik persyaratan pelanggan maupun persyaratan peraturan dan perundang-undangan, dan terus-menerus meningkatkan keefektifan sistem manajemen mutu, dikomunikasikan dan dimengerti oleh segenap personel Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin. Kebijakan Mutu perlu ditinjau terus-menerus sesuai dengan tujuan organisasi yang dideskripsikan melalui Visi dan Misiorganisasi.

5.3. SASARAN MUTU

Sasaran Mutu ditetapkan pada tingkat Universitas serta pada masing masing Sub Bagian sesuai ruang lingkup penerapan ISO 9001 : 2015.Sasaran Mutu yang ditetapkan harus terukur dan konsisten dengan Kebijakan Mutu yang telah ditentukan.

Penetapan sasaran mutu oleh masing-masing Kepala Sub Bagian selanjutnya dimintakan persetujuan dan ditandatangani olehpihak yang berwenang sesuai tingkatan kewenangan. Evaluasi terhadap pencapaian sasaran mutu dilakukan secara periodik dengan mengacu pada periode pengukuran sasaran mutu serta analisa sasaran mutu.

  1. 4. KOMPETENSI PERSONIL

Personil yang menjalankan fungsi serta tanggung jawab tertentu haruslah memilki kompetensi dasar yang sesuai dengan tugas serta tanggung jawab yang diembannya. Terkait dengan kompetensi personil yang dimiliki oleh personil, perlu ditetapkan standar kompetensi personil sebagai acuan bagi manajemen dalam melakukan pengembangan kompetensi personil.

BAB VI

MANAJEMEN SUMBER DAYA

6.1  PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN

Peningkatan kompetensi karyawan dilakukan melalui kegiatan pelatihan/training, hal ini didasarkan atas kebutuhan atas training yang berasal dari masing-masing unit kerja serta adanya penawaran training dari pihak eksternal. Sesuai persetujuan yang telah diberikan oleh Kepala Unit Kerja /Sub Bagian selanjutnya karyawan terkait mengikuti pelatihan/training.

Apabila training/pelatihan sudah selesai dilaksanakan selanjutnya dilakukan evaluasi pasca training/pelatihan oleh bagian Bagian Kepegawaiankepada personil yang mengikuti training/pelatihan.Proses lebih detail terkait peningkatan kompetensi karyawan dapat dilihat pada Prosedur Mutu Peningkatan Kompetensi Karyawan(PM/04/PEG/FMIPA-UNHAS).

6.2  PEMELIHARAAN SARANA – PRASARANA & LINGKUNGAN

Lingkungan kampus yang kondusif sangat diperlukan untuk mendukung kegiatan pembelajaran serta pelayanan akademik . Terkait dengan hal tersebut sub bagian umum & perlengkapan mempunyai tanggung jawab untuk memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan lingkungan kerja meliputi ruang kelas, tempat kerja serta fasilitas lainnya di lingkungan FMIPA UNHAS

Secara lebih rinci terkait dengan proses pemeliharaan sarana & prasarana serta lingkungan dijelaskan pada Prosedur Mutu Pemeliharaan Sarana & Prasarana dan lingkungaan (PM/02/ULKP/FMIPA-UNHAS).

  1. 3. PENATAUSAHAAN BARANG MILIK NEGARA

Penatausahaan barang milik negara ditujukan untuk melakukan identifikasi barang milik melalui serangkaian kegiatana inventarisasi serta penghapusan barang milik negara yang telah habis tahun bukunya.

Proses lebih detail terkait penatausahaan  barang milik negara dapat dilihat pada Prosedur Mutu Penatausahaan Barang Milik Negara (PM/04/ULKP/FMIPA-UNHAS)3.

  1. 4. PENGADAAN BARANG / JASA

Pengadaan barang & jasa di Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin dilakukan oleh Bagian Perlengkapan. Di dalam pelaksanaannya menganut prinsip-prinsip efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil dan tidak diskriminatif serta akuntabel. Pengadaan barang & jasa dilakukan melalui beberapa mekanisme antara lain penunjukan langsung, dan Pemilihan Langsung. Setelah dilakukan pengadaan barang & jasa selanjutnya dilakukan evaluasi supplier.

Proses lebih detail terkait pengadaan barang & jasa dapat dilihat pada Prosedur Mutu Pengadaan Barang & Jasa (PM/05/ULKP/FMIPA-UNHAS)

BAB VII

REALISASI PELAYANAN AKADEMIK

  1. 1.PENGISIAN KRS

Sesuai dengan evaluasi hasil studi semester yang telah berjalan, mahasiswa melakukan perencanaan studi untuk semester berikutnya melalui pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) secara on line. Hasil pengisian selanjutnya dicetak serta ditandatangani oleh mahasiswa serta dosen Pendamping Akademik (PA) dan Wakil Dekan I. Proses lebih detail terkait Registrasi dapat dilihat pada Prosedur Mutu Pengisian KRS (PM/01/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 2. MONITORING PERKULIAHAN

Sub bagian akademik membuat daftar hadir mahasiswa dan dosen sesuai dengan jadwal perkuliahan yang berjalan, daftar hadir selanjutnya disampaikan ke masing-masing kelas. Pasca pekuliahan daftar hadir selanjutnya direkap ke dalam komputer dan dicetak. Hasil cetak monitoring perkuliahan selanjutnya ditandatangani oleh Wakil dekan Bidang Akademik serta dikirim ke Kantor Pusat Administrasi/Rektorat

Proses lebih detail terkait monitoring perkuliahan dapat dilihat pada Prosedur MutuMonitoring Perkuliahan(PM/02/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 3.PEMBUATAN JADWAL KULIAH & JADWAL UJIAN

Proses pembuatan jadwal kuliah diawali dari permintaan dari sub bagian ke masing-masing Prodi/Bagian terkait jadwal kuliah yang akan dilaksanakan pada semester berjalan. Prodi/Bagian merespon dengan menyampaikan jadwal kuliah pada semester berjalan. Proses lebih detail terkait pembuatan jadwal kuliah & jadwal ujian dapat dilihat pada Prosedur Mutu Pembuatan Jadwal Kuliah & Jadwal Ujian (PM/03/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 4.PEMASUKAN NILAI MAHASISWA

Proses pemasukan nilai mahasiswa diawali dari penyerahan DPMK yan masih kosong ke masing-masing Prodi/Bagian. Setelah pelaksanaan ujian maka DPMK yang juga berfungsi sebagai daftar hadir ujian selanjutnya diisi oleh dosen pengampu mata kuliah dengan nilai ujian mahasiswa. DPMK yang telah terisi selanjutnya diserahkan ke sub bagian akademik. Subbag akademik menginput DPMK ke komputer, serta menyerahkan arsip DPMK ke Rektorat.

Proses lebih detail terkait pemasukan nilai mahasiswa dapat dilihat pada Prosedur Mutu Pemasukan Nilai Mahasiswa(PM/04/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 5.PEMBUATAN SK PENASEHAT AKADEMIK DAN PEMBIMBING TUGAS AKHIR

Proses evaluasi limit studi dimulai dari pembagian mahasiswa dengan jumlah dosen yang ada mpada masing-masing Prodi/Bagian. dari pembagian ini akan diketahui jumlah mahasiswa yang ditangani oleh satu orang Penasehat Akademik (PA). Sub bg akademik selanjutnya menyampaikan draft SK Pengangkatan Dosen PA ke Dekan. Dekan kemudian memberikan pengesahan pada SK Pengangkatan Dosen PA.

Proses lebih detail terkait pembuatan SK Pendamping Akademik & Pembimbing Skripsi dapat dilihat pada Prosedur MutuPembuatan SK Penasehat Akademik (PM/05/PEND/FMIPA-UNHAS) dan Prosedur Mutu Pembuatan SK Pembimbing Tugas Akhir (PM/06/PEND/FMIPA-UNHAS)

  1. 6.YUDISIUM & WISUDA

Proses wisuda diawali oleh mahasiswa dengan melengkapi berkas pengurusan izin ujian skripsi. Setelah berkas terkumpul lengkap kemudian diserahkan ke sub bag akademik, dimana sub bag akademik akan mengeluarkan Surat Keterangan Memenuhi Syarat Ujian Skripsi. Selain itu Rektorat juga akan mengeluarkan Izin Ujian Skripsi. Proses lebih detail terkait yudisium & wisuda dapat dilihat pada Prosedur Mutu Yudisium & Wisuda(PM/07/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 7.LEGALISIR IJAZAH DAN TRANSKRIP NILAI

Prosedut ini menguraikan tentang proses pelayanan legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai mulai verifikasi kebenaran fotocopy ijazah dan transkrip nilai sampai dengan selesainya legalisir ijazah dan transkrip nilai. Dalam pelayanan legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai, mahasiswa dikenakan biaya sebesar lima ribu rupiah perlembar sesuai dengan keputusan Rektor Universitas Hasanuddin.Proses lebih detail terkait Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai dapat dilihat pada Prosedur Mutu Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai (PM/08/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 8.CUTI AKADEMIK

Cuti Akademik adalah adalah pengunduran diri mahasiswa  dari semua kegiatan ademik untuk sementara waktu. Proses Cuti Akademik diawali oleh mahasiswa melakukan permohonan cuti akademik ke Sub Bagian Pendidikan, kemudian Sub Bagian Pendidikan melakukan verifikasi persyaratan cuti akademik atas permohonan dari Mahasiswa. Jika Mahasiswa memenuhi persyaratan maka selanjutnya Sub Bagian Pendidikan membuat surat permohonan cuti akademk ke Kantor Pusat Universitas Hasanuddin.Proses lebih detail terkait Cuti Akademik dapat dilihat pada Prosedur Mutu Cuti Akademik (PM/09/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 9.EVALUASI 4 SEMESTER DAN 14 SEMESTER

Evaluasi 4 Semester dan 14 Semester adalah evaluasi terhadap hasil studi mahasiswa pada semester empat dan empat belas terhadap prestasi belajar dan lama studi.Proses Evaluasi empat semester dan empat belas semester diawali Sub Bagian Pendidikan melakukan evaluasi terhadap mahasiswa yang telah melalui perkuliahan empat semester dan empat belas semester terhadap nilai prestasi akademik (IPK dan sks) serta lama studi. Kemudian membuat daftar hasil evaluasi yang kemudian disampaikan ke Wakil Dekan I untuk selanjutnya akan dibahas melalui rapat evaluasi studi di Raktorat.Proses lebih detail terkait Evaluasi Empat Semester dan Empat Belas Semester dapat dilihat pada Prosedur Mutu Evaluasi 4 Semester dan 14 Semester (PM/10/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 10.TUTUP STRATA DAN BIMBINGAN KHUSUS

Pembelajaran tutup strata dan bimbingan khusus merupakan usaha pembelajaran ulang pada akhir program pembelajaran seorang mahasiswa yang memenuhi syarat.Proses tutup strata dan bimbingan khusus diawali oleh mahasiswa melengkapi berkas tutup strata atau bimbingan khusus kemudian disampaikan ke Sub Bagian Pendidikan untuk selanjutnya dilakukan verifikasi persyaratan. Jika Mahasiswa yang bersangkutan memenuhi persyaratan maka Sub Bagian Pendidikan menyampaikan ke Wakil Dekan I untuk disetujui. Setelah mendapat persetujuan dari Wakil Dekan I selanjutnya Sub Bagian Pendidikan membuat surat pengantar tutup strata atau bimbingan khusus. Kemudian Mahasiswa mengisi KRS tutup strata atau bimbingan khusus. Selama proses pembelajaran tutup strata, mahasiswa harus membuat laporan aktivitas dan penyelenggaraan pembelajaran tutup strata atau bimbingan khusus yang ditandatangani oleh dosen pengampu.Proses lebih detail terkait tutup strata dan bimbingan khusus dapat dilihat pada Prosedur Mutu Tutup Strata dan Bimbingan Khusus (PM/11/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 11.KENAIKAN PANGKAT

Proses kenaikan jenjang jabatan/pangkat dimulai denganpenelitian data dosen yang sudah saatnya naik pangkat. Selanjutnya dilakukan pemberitahuan oleh Sub Bagian Kepegawaian kepada masing-masing dosen. Sesuai dengan persyaratan kenaikan pangkat, dosen mengumpulkan berkas kenaikan pangkat ke Prodi/Bagian.Selanjutnya dilakukan pemeriksan terhadap berkas yang masuk, baik oleh tim angka kredit Prodi/Bagian, maupun universitas. Apabila telah sesuai selanjutnya dilakukan pembahasan oleh Dewan Guru Besar. Apabila disetujui maka dilakukan pengusulan ke Dirjen Dikti.Proses lebih detail terkait kenaikan jenjang jabatan/pangkat dapat dilihat pada Prosedur Mutu Kenaikan Pangkat (PM/01/PEG/FMIPA-UNHAS).

  1. 12.PERMINTAAN UP& LS

Dimulai dengan membuat surat permintaan UP oleh bendahara PUMK (dengan terlebih dahulu dilakukan pertanggung jawaban keuangan sebelumnya), selanjutnya dimintakan persetujuan ke Wakil Dekan II. Selanjutnya bendahara memproses surat permintaan UP ke Rektorat. Proses lebih detail terkait permintaan UP & LS dapat dilihat pada Prosedur Mutu Permintaan UP & LS(PM/01/KEU/FMIPA-UNHAS).

  1. 13.BEASISWA

Dimulai dari penyampaian informasi tentang beasiswa oleh sub bag kemahasiswaan ke masing-masing Prodi/Bagian. Berdasarkan informasi yang diterima selanjutnya mahasiswa menyerahkan berkas/persyaratan beasiswa. Sub bag kemahasiswaan selanjutnya menginput kelengkapan berkas/persyaratan ke dalam komputer serta dilakukan pencetakan. Hasil cetak kemudian disampaikan ke Wakil Dekan III untuk ditandatangani. Proses lebih detail terkait beasiswa dapat dilihat pada Prosedur Mutu Beasiswa (PM/01/KMHS/FMIPA-UNHAS).

BAB VIII

PROSES PENDUKUNG REALISASIPELAYANAN AKADEMIK

  1. 1.PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN

Keberadaan perpustakaan sebagai penunjang kegiatan akademik memegang peranan yang sangat penting terutama dalam penyediaan literatur yang dibutuhkan oleh mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sesuai program studi yang dipilih. Prosedur ini mengatur tentang tata cara peminjaman, pengembalian, sirkulasi serta sanksi yang dikenakan apabila ada keterlambatan pengembalian buku.

Proses lebih detail terkait pengelolaan perpustakaan dapat dilihat pada Prosedur Mutu Registrasi Keanggotaan Perpustakaan (PM/12/PEND/FMIPA-UNHAS), Prosedur Mutu Pengelolaan Perpustakaan (PM/13/PEND/FMIPA-UNHAS) dan Prosedur Mutu Bebas Pustaka (PM/14/PEND/FMIPA-UNHAS).

  1. 2.SELEKSI & EVALUASI REKANAN

Proses penilaian/evaluasi kinerja rekanan perlu dilakukan untuk menjaga mutu barang/jasa yang dipasok oleh supplier/rekanan. Proses penilaian dilakukan melalui pemeriksaan barang/jasa yang dipasok pada saat barang diterima. Pada akhir tahun berjalan seluruh rekanan dievaluasi untuk menilai kelayakan apakah rekanan/supplier masih layak untuk digunakan lagi pada tahun berikutnya

Proses lebih detail terkait seleksi & evaluasi rekanan dapat dilihat pada Prosedur Mutu Seleksi & Evaluasi Rekanan (PM/06/ULKP/FMIPA-UNHAS).

  1. 3. SURAT MENYURAT

Untuk mendukung kelancaran kegiatan administrasi/layanan akademik serta pembelajaran lingkungan FMIPA UNHAS, diperlukan pengelolaan terhadap administrasi surat menyurat yang baik, terkait dengan hal ini diatur secara lengkap di dalam Prosedur Mutu Surat Menyurat (PM/01/ULKP/FMIPA-UNHAS).

BAB IX

PENINGKATAN BERKELANJUTAN

9.1  UMUM

            Terkait proses penyelenggaraan administrasi & pelayanan akademik beserta pendukungnya yang dijalankan, Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinakan selalu berupaya untuk melakukan peningkatan berkelanjutan yang diberikan pada stake holder. Peningkatan berkelanjutan dapat dilakukan melalui kegiatan audit internal, analisis data, pemantauan dan pengukuran proses, rapat tinjauan manajemen, dan sebagainya.

9.2       PENGUKURAN, ANALISA DAN PERBAIKAN

9.2.1   Audit Mutu Internal

  1. Program Audit dibuat oleh Lead Auditor bekerja sama dengan Wakil Manajemen Mutu (Wakil Dekan II) dan disahkan olehDekanFakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.
  2. Audit harus dilaksanakan oleh personil yang memenuhi kualifikasi yang ditetapkan dan tidak bertanggung jawab langsung dibidang yang diaudit.
  3. Frekwensi audit ditentukan berdasarkan pengalaman sebelumnya, status dan pentingnya kegiatan yang diaudit, dengan mengingat bahwa setiap unsur Sistem Manajemen Mutu harus diaudit sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun.
  4. Tindak lanjut harus dilakukan untuk membuktikan bahwa tindakan koreksi betul-betul dilakukan dengan efektif. Bila hasil tindakan koreksi belum memuaskan, maka tindakan koreksi harus terus dilakukan sampai diperoleh hasil yang memuaskan.
  5. Terkait audit mutu internal diuraikan secara jelas pada Prosedur Mutu Audit Mutu Internal (PM/03/MR/FMIPA-UNHAS)

9.3.Pengukuran Kepuasan Pelanggan

  1. Pengukuran kepuasan pelanggan (mahasiswa) dilakukan untuk mengukur persepsi kepuasan mahasiswa terhadap mutu pelayanan akademik beserta pendukungnya yang diberikan oleh Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.
  2. Sebagai sarana pengukuran kepuasan mahasiswaFakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddinterkait dengan proses pelayanan akademik dengan menyediakan sarana pemantauan berupa quesioner yang diberikan langsung ke mahasiswa.
  3. Quesioner yang dikembalikan oleh mahasiswa selanjutnya dianalisa untuk mengukur item kepuasan mahasiswa serta item ketidakpuasan mahasiswa.
  4. Feed back / umpan balik yang di dapat selanjutnya dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan yang ada.
  5. Penjelasan lebih detail dapat dilihat pada Prosedur Mutu Pengukuran Kepuasan Pelanggan (PM/04/MR/FMIPA-UNHAS).

9.4     RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN

  1. Rapat tinjauan manajemen dilakukan sebagai perwujudan komitmen manajemen untuk memastikan sistem mutu berjalan secara efektif dan berkesinambungan serta sebagai sarana untuk melakukan perbaikan terus menerus.
  2. Rapat Tinjauan Manajemen dilaksanakan 1 kali dalam tiap semester, dimana DekanFakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin bertindak sebagai pimpinan rapat.
  3. Wakil Manajemen Mutu (Wakil Dekan II) bertindak sebagai inisiator RTM, mengundang Kepala Unit Kerja terkaitserta melakukan pemastian tindak lanjut RTM dijalankan.
  4. Terkait rapat tinjauan manajemen diuraikan secara jelas pada Prosedur Mutu Rapat Tinjauan Manajemen (PM/07/MR/FMIPA-UNHAS).

9.5   PENANGANAN KELUHAN PELANGGAN

  1. Penanganan pengaduan akibat keluhan pelanggan bertujuan untuk memberi panduan bagi pihak-pihak terkait dalam memberikan respon atas keluhan yang terjadi secara efektif & memenuhi harapan yang diinginkan.
  2. WMM (Wakil Dekan II) terkaitbertanggung jawab memantau keluhan pelanggan/pengaduan serta menyelesaikan keluhan pelanggan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Selanjutnya dilakukan penyelesaian keluhan (dalam bentuk tindakan perbaikan) serta memverifikasi keefektifan pengambilan tindakan.
  3. Terkait penanganan pengaduan diuraikan secara jelas pada Prosedur Mutu Penanganan Pengaduan (PM/05/MR/FMIPA-UNHAS).

9.6. PENGENDALIAN PRODUK TIDAK  SESUAI

  1. Dilakukan untuk mencegah timbulnya ketidaksesuaian yang terjadi selama proses penyelenggraan administrasi serta pelayanan akademik yang dijalankan.
  2. Wakil Manajemen Mutu (Wakil Dekan II)/Kepala Lembaga bertanggung jawab secara langsung untuk menangani serta mengambil tindakan terhadap produk tidak sesuai yang timbul selama pelaksanaan proses penyelenggaraan administrasi & pelayanan akademik (sesuai kewenangan yang melekat).
  3. Penjelasan lebih detail terkait hal di atas dapat dilihat pada Prosedur Mutu Pengendalian Produk Tidak Sesuai (PM/08/MR/FMIPA-UNHAS).
  1. 7.TINDAKAN PENCEGAHAN & PERBAIKAN
    1. Dilakukan untuk mengenali serta mengidentifikasi ketidaksesuaian yang muncul proses pelayanan akademik di lingkungan FakultasMatematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddindengan melakukan pencegahan kesalahan yang berulang serta menghilangkan penyebab masalah termasuk potensi penyebab masalah.
    2. Para Kepala Lembaga (Dekan, Pembantu Retor, Kepala Biro, Kepala Bagian) bertanggung jawab untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian yang terjadi, menentukan tindakan pencegahan/perbaikan serta memantau keefektifan tindakan yang telah dilakukan.
    3. WMM (Wakil Dekan II) bertanggung jawab untuk mengkoordinasi serta melakukan pemantauan pengambilan tindakan pencegahan & perbaikan yang dijalankan