FMIPA UNHAS
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Beranda    Gugus Penjaminan Mutu    SOP Program Sarjana

SOP Program Sarjana

1. PENERIMAAN MAHASISWA BARU

  1. TUJUAN :

Memberi penjelasan atau petunjuk tentang tatacara penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru pada tingkat senat/BEM lembaga kemahasiswaan termasuk himpunan mahasiswa tingkat jurusan dan tingkat fakultas lingkup fakultas.

  1. RUANG LINGKUP

Menjadi pedoman bagi Sivitas Akademik khususnya Pimpinan Fakultas, Jurusan, dan lembaga kemahasiswaan dalam menetapkan standar operasional prosedur pelaksanaan P2MB sehingga berjalan lancar setiap tahunnya.

  1.  REFERENSI
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
  • SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  • Persyaratan SMM ISO 9001:2015.
  • Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  1. DEFINSI
    • Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat Universitas atau Institut
    • Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi, baik di universitas, institut, maupun akademi
  1.  KETENTUAN UMUM
    • Panitia pelaksana P2MB tahun berjalan pada tingkat fakultas dan jurusan ditugaskan oleh Dekan berdasarkan usulan Wakil Dekan bidang kemahasiswaan.
    • Panitia pelaksana P2MB tahun berjalan pada tingkat lembaga kemahasiswaan ditugaskan oleh Senat Kemahasiswaan diketahui oleh Wakil Dekan bidang kemahasiswaan berdasarkan usulan HMJ masing-masing jurusan.
    • Panitia pelaksana P2MB tahun berjalan pada tingkat fakultas, jurusan dan lembaga kemahasiswaan bersama-sama menyusun agenda pelaksanaan P2MB di tingkat fakultas jurusan dan lembaga kemahasiswaan.
  1. URAIAN PROSEDUR
  • Mengusulkan pembuatan Surat Penugasan Panitia oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni bekerjasama dengan Jurusan, Program Studi, Kepala Tata Usaha (KTU) dan lembaga kemahasiswaan
  • Dekan menerbitkan Surat Penugasan Panitia P2MB tingkat fakultas.
  • Rapat Koordinasi pembagian tugas setiap panitia sesuai seksi masing-masing, dirangkaikan dengan menyusun jadwal kegiatan P2MB
  • Mengikuti rapat koordinasi P2MB dengan Wakil Rektor 3 Unhas
  • Melakukan sosialisasi hasil rapat koordinasi P2MB Unhas kepada panitia tingkat fakultas
  • Mengikuti kegiatan Penerimaan pada tingkat Universitas sekaligus menyampaikan jadwal kegiatan P2MB pada tingkat fakultas, jurusan dan lembaga kemahasiswaan.
  • Mahasiswa baru melakukan registrasi dan penandatanganan fakta integritas, kegiatan ini dikoordinasi langsung oleh panitia P2MB tingkat fakultas.
  • Pembukaan kegiatan P2MB tingkat fakultas oleh Dekan, diikuti oleh Senat -Unhas, panitia tingkat fakultas, jurusan, program studi, lembaga mahasiswa dan Mahasiswa Baru tahun berjalan.
  • Pelaksanaan P2MB pada tingkat fakultas berlangsung selama 4 hari, yaitu : tingkat fakultas 1 hari, tingkat jurusan 1 hari, lembaga mahasiswa (SENAT/BEM) 1 hari, dan lembaga mahasiswa jurusan (himpunan mahasiswa jurusan) 1 hari.
  • Penutupan oleh wakil dekan bidang kemahasiswaan, semua MABA kembali ke fakultas.

2. PENGISIAN KRS

  1. TUJUAN

Prosedur ini menetapkan tata cara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) di lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.

  1. RUANG LINGKUP

Lingkup prosedur ini meliputi pengisian KRS secara on line oleh mahasiswa hingga mahasiswa mendapatkan KRS tercetak yang disahkan oleh Wakil Dekan I.

  1. REFERENSI
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
  • SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  • Dokumen  ISO 9001:2015.  Fakultas MIPA Unhas
  • Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  1. DEFINISI
    1. Kartu Rencana Studi (KRS) adalah lembaran yang memberikan pernyataan bahwa mahasiswa telah merencanakan untuk menempuh sejumlah mata kuliah tertentu pada semester berjalan.
    2. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama 14-16 minggu dalam satu semester melalui kegiatan terjadwal perminggu sebanyak 1 jam perkuliahan atau 2 jam praktikum atau 4 jam kerja lapangan, yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1 sampai 2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1 sampai 2 jam kegiatan mandiri.
  1. KETENTUAN UMUM
    1. Perencanaan mata kuliah yang akan ditempuh oleh mahasiswa ditentukan oleh beberapa hal : Evaluasi hasil studi yang dinyatakan oleh nilai yang tertera pada Kartu Hasil Studi (KHS) dan Persyaratan yang dinyatakan oleh mata kuliah tertentu
    2. Pengisian KRS bagi mahasiswa dilakukan dengan bimbingan/konsultasi penasehat akademik (PA) mengenai matakuliah dan jumlah SKS yang akan diprogramkan.
    3. Mahasiswa hanya boleh mengikuti matakuliah yang telah diprogramkan di KRS.
    4. Untuk keperluan pengisian KRS, Wakil Dekan I menerbitkan jadwal kuliah/pembelajaran lainnya atas usulan ketua Jurusan.
    5. Mahasiswa diwajibkan mengisi KRS online.
  1. URAIAN PROSEDUR
    1. Mahasiswa melakukan pembayaran SPP sesuai dengan periode pembayaran secara host-to-host melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau teller bank yang ditunjuk oleh Unhas, termasuk mahasiswa yang belum dapat menyelesaikan studi pada akhir semester berjalan berdasarkan Kalender Akademik, diwajibkan membayar biaya pendidikan pada semester berikutnya
    2. Selanjutnya mahasiswa melakukan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) secara online pada portal akademik SIM (System Informasi Management) Unhas.untuk semester yang akan diikutinya.
    3. Mahasiswa yang tidak mendaftar/registtrasi ulang selama satu semester melapor ke sub akademik Fakultas untuk dilakukan proses verifikasi pada Biro Administrasi Akademik sebelum melakukan pembayaran tunggakan biaya pendidikan.
    4. Hasil pengisian secara online selanjutnya dicetak oleh mahasiswa
    5. Mahasiswa membubuhkan tanda tangan pada lembar KRS sebagai bentuk persetujuan atas perencanaan studi yang akan ditempuh.
    6. KRS yang telah ditandatangani selanjutnya dibawa ke Dosen Penasehat Akademik (PA) untuk dikonsultasikan.
    7. Penasehat Akademik menandatangani KRS tersebut dan menyetujuinya secara online
    8. Selanjutnya Mahasiswa menyerahkan KRS tersebut ke Sekretariat Jurusan
    9. Setelah batas waktu pemrograman KRS, Sekretariat Jurusan menyerahkan KRS tersebut ke Sub Bagian Pendidikan secara kolektif.
    10. Sub Bagian Pendidikan selanjutnya memberikan stempel tanda tangan Wakil Dekan I.
    11. KRS yang telah distempel tanda tangan Wakil Dekan I digandakan sebanyak 2 rangkap, KRS asli sebagai arsip Fakultas, 1 rangkap untuk Jurusan dan 1 rangkap untuk mahasiswa.
    12. KRS tersebut selanjutnya diserahkan secara kolektif ke Jurusan.

3. PEMBUATAN JADWAL KULIAH DAN JADWAL UJIAN

 I. TUJUAN

Prosedur ini bertujuan agar penyusunan jadwal perkuliahan berjalan lancar, mengoptimalkan segala sumber daya selama semester berjalan dalam lingkungan Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan alam Universitas Hasanuddin.

  1. RUANG LINGKUP

Lingkup prosedur ini meliputi pembuatan draft jadwal, MK, dan dosen pengasuh

oleh jurusan masing-masing untuk disampaikan ke bagian akademik fakultas MIPA Universitas Hasanuddin.

  1. REFERENSI
    1. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
    2. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
    3. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    4. Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
    5. SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
    6. Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
    7. Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  2. DEFINISI

4.1. Perkuliahan ialah penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa   dan dosen selama 1 semester sesuai dengan satuan kredit semester.

  1. KETENTUAN UMUM

Jadwal kuliah diterbitkan sebelum pengisian kartu rencana studi dibuka.         

  1. URAIAN PROSEDUR

6.1. Pembuatan Jadwal Kuliah

  1. Sub bagian Pendidikan mengirim surat ke masing-masing Jurusan terkait usulan matakuliah dan dosen Pengampu yang diselenggarakan pada semester berjalan.
  2. Selanjutnya Jurusan memberi tanggapan dengan mengirim usulan matakuliah dan Dosen Pengampu pada semester berjalan ke sub bagian Pendidikan.
  3. Sub bagian Pendidikan menghimpun seluruh usulan matakuliah dari seluruh Jurusan pada semester berjalan.
  4. Setelah seluruh usulan terkumpul selanjutnya sub bagian Pendidikan melakukan penyusunan jadwal kuliah yang berisi informasi :kode mata Kuliah, Nama mata kuliah, nama kelas, beban SKS, Kode Dosen dan Kode Ruang.
  5. pabila sudah tidak ada penyesuaian jadwal yang disampaikan oleh Jurusan maka kepala Sub Bagian Pendidikan membuat draft SK Jadwal Perkuliahan.
  6. Selanjutnya draft SK penetapan jadwal perkuliahan dan lampirannya di paraf oleh KTU dan kemudian di tandatangani oleh Dekan.
  7. SK dan Jadwal Perkuliahan yang telah ditetapkan kemudian dikirim ke Dosen pengampuh mata kuliah serta ditembuskan kepada beberapa pihak : Dekan FMIPA UNHAS, Unit Pengawasan Internal, Para Wakil Dekan FMIPA UNHAS, Para Ketua Jurusan FMIPA UNHAS, dan Arsip.

6.2.Pembuatan Jadwal Ujian

  1. Menjelang pelaksanaan ujian akhir semester sub bagian Pendidikan membuat surat ke masing-masing Jurusan terkait Jadwal Ujian
  2. Masing-masing Jurusan menyusun Jadwal Ujian berdasarkan jadwal kuliah atau kalender akademik pada semester berjalan.
  3. Jadwal ujian yang telah tersusun oleh masing-masing Jurusan selanjutnya disampaikan ke Dekan FMIPA, kemudian disposisi ke Wakil Dekan I dan disposisi ke KTU/Kasubag Pendidikan.
  4. Sub Bagian Pendidikan merekap jadwal dari masing-masing Jurusan dan membuat draft SK Jadwal Ujian Akhir.

4. PELAKSANAAN KULIAH

  1. TUJUAN

Menjadi acuan pelaksanaan perkuliahan mulai dari penentuan pengampu matakuliah sampai pada pelaksanaan perkuliahan semester berjalan.

  1. RUANG LINGKUP
    1. Menjadi pedoman penyusunan Pengampu Matakuliah
    2. Dosen pengampu mata kuliah
    3. Wakil Dekan Bidang Pendidikan
  2. REFERENSI
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
  • Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
  • SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  • Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
  • Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  1. DEFINISI
    1. Sistem Perkuliahan. Kegiatan studi mahasiswa dapat dilakukan dalam bentuk kuliah teori, praktikum atau kerja lapangan, atau gabungan di antara ketiga bentuk tersebut
    2. Beban studi Jumlah satuan kredit semester (SKS) yang wajib diperoleh mahasiswa selama masa studi
  1. KETENTUAN UMUM
  1. Dosen Pengampu mata kuliah adalah dosen yang ditunjuk sebagai pengampu matakuliah berdasarkan kompetensi masing-masing dosen.
  2. Dosen Pengampu menyiapkan GBRP dan Kontrak Perkuliahan sebelum perkuliahan dimulai.
  3. Seorang dosen pengampu matakuliah dapat menjadi koordinator pada sebanyak-banyaknya 2 (dua) matakuliah setiap semester.
  4. Matakuliah diampu bersama-sama dalam bentuk TIM yang sesuai dengan kompetensi dosen pengampu.
  5. TIM pengampu matakuliah dikoordinir oleh Koordinator Matakuliah.
  1. URAIAN PROSEDUR
    1. Ketua Program Studi mengundang seluruh staf pengajar untuk menentukan bersama-sama matakuliah yang akan diampunya.
    2. Penentuan pengampu mata kuliah dilakukan melalui rapat program studi satu bulan sebelum perkuliahan dimulai (jadwal perkuliahan sesuai kalender akademik) pada setiap awal semester.
    3. Matakuliah yang akan diampu harus sesuai dengan kompetensi masing-masing dosen dan disesuaikan dengan Beban Kerja Dosen
    4. Setiap matakuliah diajarkan sebanyak 16 kali tatap muka dalam satu semester.
    5. Tanggungjawab koordinator matakuliah adalah :
    6. Menunjuk salah satu anggota TIM Pengampu sebagai Koordinator Praktek (laboratorium atau lapangan)
    7. Membagi pokok bahasan dan jadwal tetap muka pada setiap anggota TIM Pengampu.
    8. Merekapitulasi nilai dari TIM pengampu matakuliah
    9. Menginput nilai ke SIM Unhas, mencetak nilai dari SIM Unhas, dan menyerahkannya dan ke bagian akademik fakultas beserta daftar komponen penilaian dosen (DKPD)
    10. Tanggung jawab Koordinator praktikum matakuliah adalah mengkoordinir kegiatan
    11. praktik dan menyerahkan nilai praktik ke koordinator MK selambat-lambatnya 2 minggu sebelum batas pemasukan nilai akhir ke SIM Unhas

6.MONEV PERKULIAHAN

  1. TUJUAN

URAIAN PROSEDUR

  1. Paling lambat seminggu sebelum kegiatan perkuliahan dimulai,Tim MONEV Perkuliahan, menyampaikan ke Koordinator Pengampu Mata Kuliah untuk melaporkan rencana perkuliahan dan praktikum 16 minggu ke depan,
  2. Paling lambat seminggu sebelum kegiatan perkuliahan dimulai, Tim MONEV Perkuliahan menghimbau ke setiap Dosen Pengampu Mata Kuliah untuk mengunggah bahan perkuliahan ke LMS, (kegiatan ini dapat dilakukan secara bertahap, akan tetapi sudah mendesak untuk segera dimulai dan diterapkan)
  3. Monitoring Proses Belajar Mengajar bagi mahasiswa dan dosen dilaksanakan di ruang kuliah berdasarkan jadwal matakuliah dengan mengisi daftar hadir dosen dan mahasiswa. Dosen diharapkan mengecek kehadiran mahasiswa di kelas dan memberi tanda pada ‘Lembar Monitoring Perkuliahan’.
  4. Tim MONEV Perkuliahan memasukkan data kehadiran mahasiswa dan dosen masing-masing matakuliah ke Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk setiap matakuliah, setiap hari kerja.
  5. Tim MONEV Perkuliahan menyampaikan monitoring perkuliahan yang meliputi jumlah perkuliahan yang terlaksana, kehadiran dosen dan peserta matakuliah, sesuai data di SIM dan daftar hadir perkuliahan ke Jurusan.
  6. Monev Perkuliahan yang telah diverifikasi oleh Ketua Jurusan disampaikan ke Bagian Akademik Fakultas untuk disampaikan ke Biro Akademik Universitas, setiap minggu.
  7. Pada minggu ke-16 perkuliahan, tenaga kependidikan melaporkan kondisi pelaksanaan perkuliahan termasuk jumlah perkuliahan yang terlaksana, kehadiran dosen dan kehadiran peserta matakuliah ke Tim MONEV Perkuliahan untuk disampaikan pada rapat rutin Jurusan.
  8. Pada minggu ke-16, Tim MONEV Perkuliahan menyampaiakan nama-nama mahasiswa yang kehadirannya dalam perkuliahan kurang dari 80%, dan secara langsung dinyatakan tidak berhak mengikuti ujian akhir. Ketua jurusan juga menyampaikan nama-nama matakuliah dan dosen pengampu mata kuliah dengan kehadiran kurang dari 16 kali,
  9. Pada minggu ke-15, dan 16, tenaga kependidikan mengelola “Lembar Kuisioner Evaluasi Perkuliahan” yang telah disediakan oleh LKPP untuk diisi oleh mahasiswa per dosen per matakuliah.
  10. Program Studi merekapitulasi dan melaporkan hasil Evaluasi Perkuliahan dari mahasiswa ke Tim MONEV Perkuliahan untuk diteruskan ke LKPP.
  11. Tim MONEV Perkuliahan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja dosen dalam kegiatan perkuliahan melalui LMS.
  12. Tim MONEV perkuliahan menyampaikan hasil evaluasi kuisioner pada rapat rutin jurusan setelah semester berakhir atau sebelum semester selanjutnya dimulai.

KETENTUAN UMUM

  1. Peserta matakuliah adalah mahasiswa yang terdaftar dan dibuktikan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) semester yang berjalan,
  2. Learning Management System (LMS) adalah sistem pembelajaran yang digunakan di lingkungan Universitas Hasanuddin,
  3. Kuliah adalah proses pembelajaran dari matakuliah yang disajikan pada semester berjalan, sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan,
  4. Dosen pengampu matakuliah adalah tenaga pendidik yang ditugasi dan melaksanakan kegiatan perkuliahan pada matakuliah yang diselenggarakan pada semester berjalan dan di SK-kan oleh dekan
  5. Materi perkuliahan adalah bahan ajar dalam bentuk power point, modul, buku ajar, dan sejenisnya, yang digunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam kegiatan proses belajar mengajar dan dapat dimonitoring dan dievalusikualitas dan keberadaannya oleh TIM MONEV,
  6. Tenaga kependidikan Jurusan adalah staf administrasi di lingkungan fakulta

DEFINISI

  1. Monitoring perkuliahan/pembelajaran adalah kegiatan pemantuan terhadap kegiatan perkuliahan/pembelajaran agar pelaksanaannya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
  2. Evaluasi perkuliahan/pembelajaran berarti upaya menggali informasi terhadap proses dan hasil perkuliahan/pembelajaran untuk menilai kualitasnya dengan menggunakan pendekatan yang tepat

REFERENSI

  1. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
  2. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
  3. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
  4. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
  5. Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
  6. SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
  7. Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
  8. Manual Mutu FMIPA UNHAS.

Menjelaskan tata cara pelaksanaan monitoring dan evaluasi (MONEV) perkuliahan di lingkungan fakultas.

RUANG LINGKUP

  1. Sebagai pedoman bagi Tim MONEV Perkuliahan dalam melaksanakan pengawasan terhadap jalannya perkuliahan,
  2. Meningkatkan kualitas pengajaran dalam lingkup fakultas guna menghasilkan alumni yang berdaya saing tinggi.
  3. Monitoring dan Evaluasi perkuliahan/pembelajaran meliputi kehadiran kehadiran dosen, mahasiswa ketercapaian materi, serta penggunaan perangkat pembelajaran

7. PELAKSANAAN UTS DAN UAS

  1. TUJUAN

Bertujuan untuk menjelaskan persyaratan dan tata cara UTS dan UAS

  1. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup MP UTS dan UAS meliputi:

  1. Jenis Ujian
  2. Jadual dan waktu ujian
  3. Ruang ujian
  4. Peserta ujian
  5. Pengawas ujian
  6. Persiapan dan tata cara pelaksanaan ujian
  7. Pengumuman hasil ujian
  1. REFERENSI
    1. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    2. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
    3. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
    4. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    5. Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
    6. SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
    7. Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
    8. Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  2. DEFINISI
    1. Ujian Tengah Semester adalah ujian yang diselenggarakan pada pertengahan semester.
    2. Ujian Akhir Semester adalah ujian yang diselenggarakan pada akhir semester setelah perkuliahan dan praktikum selesai.

V. URAIAN PROSEDUR

5.1. Jenis Ujian

  1. UTS dan UAS dapat dilaksanakan dalam bentuk ujian tertulis, take home assignment, dan atau ujian lisan
  2. Setiap semester, setiap mata kuliah sekurang – kurangnya menyelenggarakan dua kali ujian, yaitu UTS dan UAS.

5.2. Jadwal dan Waktu Ujian

  1. UTS dan UAS diselenggarakan berdasarkan kalender akademik UNHAS
  2. UTS dan UAS dijadwalkan pada hari dan jam kerja
  3. Penjadwalan UTS dan UAS dilakukan secara terkoordinasi oleh Departemen, Fakultas, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dan Direktorat Administrasi dan Penjaminan Mutu Pendidikan
  4. Penjadwalan diatur sedemikian rupa agar mahasiswa tidak dijadwalkan mengikuti ujian lebih dari dua mata kuliah dalam satu hari yang sama. Lamanya ujian disesuaikan dengan jumlah dan tingkat kesulitan soal: Untuk ujian tertulis di dalam kelas maksimal 3 jam

5.3. Ruang dan tempat duduk Ujian

  1. Ruang ujian disesuaikan dengan jumlah peserta ujian
  2. Jarak antar tempat duduk diatur sekurang – kurangnya 60 cm
  3. Tempat duduk mahasiswa peserta ujian ditentukan oleh dosen pengawas dengan pemberian nomor tempat duduk pada saat mahasiswa memasuki ruang ujian

5.4. Peserta Ujian

  1. Peserta ujian harus membawa KTM
  2. Peserta ujian adalah mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta mata kuliah
  3. Peserta mata kuliah yang dapat mengikuti UAS adalah yang jumlah kehadiran dalam perkuliahan sekurang – kurangnya 80% dari jumlah tatap muka.
  4. Daftar peserta ujian dikeluarkan oleh Departemen satu minggu sebelum pelaksanaan ujian

5.5. Pengawas Ujian

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah menentukan pengawas ujian
  2. Pengawas ujian terdiri dari dosen mata kuliah yang bersangkutan dan dapat dibantu asisten
  3. Jumlah pengawas dan peserta ujian sekurang – kurangnya 1 : 40
  4. Apabila pengawas ujian berhalangan hadir harus memberitahukan kepada dosen koordinator dan ditentukan penggantinya.

5.6. Persiapan dan pelaksanaan ujian

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah menyiapkan soal ujian dan menyerahkannya ke Departemen selambat – lambatnya 3 hari sebelum pelaksanaan ujian
  2. Departemen memperbanyak soal ujian dengan memperhatikan aspek keamanan soal
  3. Jika ada ralat terhadap naskah ujian dosen menyampaikan ralat tersebut sebelum ujian dimulai dan tidak ada ralat pada saat ujian telah berlangsung
  4. Mahasiswa peserta ujian berpakaian rapi, bersih, sopan, dan bersepatu
  5. Mahasiswa peserta ujian membawa KTM (Peserta yang tidak membawa KTM diharuskan meminta surat keterangan dari Departemen)
  6. Peserta ujian dan pengawas mematikan telepon genggam (HP) selama pelaksanaan ujian
  7. Mahasiswa peserta ujian menandatangani daftar hadir ujian
  8. Mahasiswa peserta ujian tidak berbicara dan atau berkomunikasi dengan sesama peserta ujian selama ujian berlangsung
  9. Mahasiswa peserta ujian tidak saling meminjam alat tulis dan kalkulator
  10. Pengawas menegur dan mengeluarkan mahasiswa dari ruangan ujian jika diketahui mahasiswa tersebut melakukan kecurangan dalam menempuh ujian
  11. Pengawas membuat dan menandatangani berita acara ujian sebanyak dua rangkap, satu untuk Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah dan satu untuk Departemen setelah selesai ujian

5.7.Ujian Susulan dan Ujian Ulang

  1. Peserta ujian yang tidak hadir pada saat ujian dengan alasan yang sah meminta ujian susulan kepada dosen penanggung jawab mata kuliah selambat – lambatnya satu minggu setelah ujian dengan membawa surat ijin untuk dapat mengikuti ujian dari Departemen
  2. Dosen penanggung jawab mata kuliah menentukan waktu dan menyelenggarakan ujian susulan selambat – lambatnya satu minggu setelah mahasiswa meminta ujian susulan
  3. Jika diperlukan, Dosen penanggung jawab dapat menyelenggarakan ujian ulang bagi mahasiswa yang memperoleh nilai D dan E pada semester yang baru berjalan selambat – lambatnya satu minggu setelah nilai akhir mata kuliah diumumkan

5.8. Pengumuman Hasil Ujian

  1. Dosen penanggung jawab mata kuliah mengumumkan nilai ke mahasiswa peserta ujian selambat – lambatnya dua minggu setelah pelaksanaan ujian secara on line pada sim.unhas,ac.id dan setiap mahasiswa dapat mengaksesnya.
  2. Jika ada keberatan atas nilai ujian oleh mahasiswa peserta ujian menyampaikan keberatan tersebut ke dosen penanggungjawab mata kuliah selambat – lambatnya dua hari setelah pengumuman nilai
  3. Dosen penanggung jawab mata kuliah menyerahkan mengimput nilai secara on ilen  selambat – lambatnya 3 minggu setelah pelaksanaan ujian.

8. PEMASUKAN NILAI MAHASISWA

  1. TUJUAN

Prosedur ini menetapkan tata cara pemasukan nilai mahasiswa oleh dosen pengampu mata kuliah

  1. RUANG LINGKUP

Lingkup prosedur ini meliputi tata cara pemasukan nilai mahasiswa yang dilakukan oleh dosen pengampu mata kuliah ke portal akademik SIM (Sistem Informasi Manajemen) Unhas.

  1. REFERENSI
    1. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    2. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
    3. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
    4. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    5. Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
    6. SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
    7. Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
    8. Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  1. DEFINISI

KHS    : Kartu Hasil Studi adalah lembaran yang menyatakan nilai mahasiswa pada semester berjalan

  1. KETENTUAN UMUM
    1. Dosen hanya dapat memberi nilai hasil belajar suatu matakuliah apabila telah meyelenggarakan sekurang-kurangnya 80% materi rancangan pembelajaran.
    2. Mahasiswa yang berhak mendapat nilai hasil belajar adalah mereka yang telah mengikuti kegiatan pembelajaran sekurang-kurangnya 80%.
    3. Penilaian hasil belajar akan diberikan dalam bentuk nilai mutu berdasarkan kesetaraan dari nilai angka, dan untuk kepentingan penetapan IPK nilai mutu disetarakan ke nilai konversi.
  2. URAIAN PROSEDUR
    1. Setelah melakukan pemeriksaan ujian maka dosen pengampu mata kuliah melakukan pemasukan nilai hasil ujian mahasiswa ke portal akademik SIM (sistem Informasi Manajemen) Unhas secara online.
    2. Dosen Pengampuh Mata Kuliah selanjutnya mencetak Daftar Nilai dari SIM sebanyak 4 eksampler dan kemudian menandatanganinya.
    3. Daftar Nilai Mahasiswa tersebut selanjutnya diserahkan ke Sekretariat Jurusan sebanyak 3 rangkap dan diteruskan ke Fakultas sebanyak 2 rangkap.
    4. Daftar nilai mahasiswa yang diterima oleh fakultas, 1 rangkap untuk diarsipkan di Fakultas dan 1 rangkap diserahkan secara kolektif ke Universitas.

9. BIMBINGAN AKADEMIK

  1. TUJUAN

Manual Prosedur ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai:

  1. Prosedur bimbingan akademik dalam proses belajar mengajar
  2. Persyaratan yang diperlukan dalam pelaksanaan bimbingan akademik
  3. Waktu pelaksanaan bimbingan akademik dalam proses belajar mengajar
  1. RUANG LINGKUP
    1. Tatacara pelaksanaan bimbingan akademik dalam proses belajar mengajar
    2. Pihak-pihak yang berwenang dan kewenangannya dalam bimbingan akademik proses belajar mengajar
  2. REFERENSI
    1. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    2. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    3. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3763/H4/P/2008 tentang Kebijakan Akademik Universitas Hasanuddin.
    4. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 3762/H4/P/2008 tentang Standar Akademik Universitas Hasanuddin.
    5. Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin.
    6. Peraturan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor: 25000/UN4.1/OT.10/2016 tentang Organisasi Tata Kerja Fakultas dan Sekolah Universitas Hasanuddin
    7. SK Mendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
    8. Dokumen mutu ISO 9001:2015 Fakultas MIPA Unhas
    9. Manual Mutu FMIPA UNHAS.
  3. DEFINISI

Yang dimaksud dengan bimbingan akademik dalam proses belajar mengajar adalah proses bimbingan yang dilakukan oleh Dosen Penasehat Akademis (PA) terhadap mahasiswa untuk mendapatkan respon dari mahasiswa dan dosen yang bersangkutan tentang penilaian proses belajar mengajar serta analisisnya, sebagai dasar-dasar langkah perbaikan untuk peningkatan kualitas belajar mengajar.

  1. KETENTUAN UMUM

Setiap dosen bertindak sebagai penasehat akademik (PA) dari beberapa mahasiswa bertanggung jawab mengetahui perkembangan akademiknya. Demikian pula, mahasiswa wajib melakukan konsultasi terkait dengan kegiatan akademik yang akan atau telah dilaksanakan.

  1. URAIAN PROSEDUR
    1. Penyiapan form bimbingan akademik dalam proses belajar mengajr (PBM) meliputi:
    2. Kartu Hasil Studi (KHS),
    3. Kartu Rencana Studi (KRS) yang akan diprogram oleh mahasiswa pada semester yang bersangkutan,
    4. Recording perkembangan studi mahasiswa
    5. Penetapan Dosen Pembimbing/Penasehat akademis oleh Departemen Swtelah berkoordinasi dengan Bagian Pengajaran dan Pembantu Dekan Bidang Akademis.
    6. Penjadwalan bimbingan akademis oleh bagian Pengajaran setelah menyesuaikan dengan kalender akademik di tingkat Fakultas dan Universitas.
    7. Pelaksanaan bimbingan akademik oleh Dosen Pembimbing/Penasehat Akademis kepada mahasiswa bimbingan, yang memuat tentang:
    8. Rencana pemrograman KRS oleh mahasiswa
    9. Pertimbangan oleh Dosen pembimbing/Penasehat Akademis tentang REncana emrograman KRS mahasiswa
    10. Penetapan Rencana pemrograman KRS dan Rencana keberlanjutan studi mahasiswa
    11. Recording tentang kemajuan studi mhasiswa dalam semester yang bersangkutan dan/atau semester-semester sebelumnya.
    12. Pelaporan recording kemajuan studi mahasiswa dalam semester yang bersangkutan dan/atau semester-semester sebelumnya oleh Dosen Pembimbing/ Penasehat Akademis kepada Jurasan.